Selasa, 07 Juni 2016

Berbagai Ideologi pada Masa pergerakan Nasional


Pada masa pergerakan Nasional banyak Ideolog idologi yang masuk dan mempengaruhi Indonesia pada masa itu. Sekarang kita akan membahas Ideologi ideologi tersebut satu persatu.


ISLAM

  • Agama yang ajarannya komprehensif untuk manusia sebagai makhluk Tuhan, individu ataupun sebagai makhluk sosial.
Dalam bidang sosial kemasyarakatan, Islam  mengajarkan tentang keadilan sosial, anti penindasan, anti kesombongan (karena harta, jabatan atau ilmu), egalitarian, persaingan sehat dalam kebaikan dan musyawarah/mufakat
Islam mengajarkan bahwa aktifitas duniawi bisa bernilai ukhrawi dan ilahiyah.Berikut tokoh tokoh Gerakan Islam :



Jamaluddin  Al-Afghani (1839 – 1897): 
Islam sesuai untuk segala bangsa dan zaman, bila ada pertentangan maka perlu ada interpretasi baru melalui ijtihad. Pendiri Al-’Urwah Al’Wusqa. Cita-citanya adalah Pan Islamisme; persatuan dan persaudaraan Islam, membela Islam dan membawa Islam pada kemajuan.

Muhammad Abduh (1849 – 1905): 
Belajar kepada Al-Afghani 1871. Pendiri Al-’Urwah Al’Wusqa. Kemunduran Islam karena sikap jumud/statis, taklid, bid’ah, kebekuan akal. Umat Islam harus kembali pada ajaran yang asli dan perlu ijtihad. Manusia memiliki free will dan free act (qadariyah). Akal punya kedudukan tinggi.
Muhammad Abdul Wahab (1703 – 1787):
Kemurnian tauhid dirusak oleh tradisi tarekat yang menyimpang. Penyimpangan adalah bid’ah, bid’ah dalam ibadah adalah syirik. Harus dikembalikan pada ajaran yang asli (zaman Nabi, Sahabat dan Tabi’in –abad ke 3H). Sumber yang diakuinya hanya Qur’an dan Hadis, untuk memahaminya perlu ijtihad. Pendapat ulama bukan tidak dipandang sebagai sumber yang paling benar karena merupakan penafsiran dirinya untuk zamannya, belum tentu sesuai dengan zaman sesudahnya.
Rasyid Ridho (1865 – 1935): 
Murid Muh. Abduh. Mendirikan AL-Manar pembaharuan agama, ekonomi, politik, sosial; memberantas takhayul, bid’ah dan fatalisme. Membuat tafsir Qur’an. Pembaruan pendidikan. Jihad menyebabkan Islam masa klasik dapat menguasai dunia.

Muhammad Iqbal (1876 - 1938): 
Hukum dalam Islam sebenarnya tidaklah statis, tetapi bisa sesuai dengan zamannya. Islam bersifat dinamis. Intisari dari hidup adalah gerak, sedang hukum hidup adalah menciptakan, maka bangunlah kaum muslim dunia baru. “kafir yang aktif lebih baik dari muslim yang suka tidur”. Ia menjadi Presiden Liga Muslim India.


SOSIALISME
  • Paham yang menghendaki suatu masyarakat yang disusun secara kolektif agar menjadi masyarakat yang bahagia.
  • Titik tekan sosialisme adalah masyarakatbukan individu.
  • Sosialisme merupakan lawan dan reaksi terhadap liberalisme
  • Pendukung liberalisme adalah borjuis (middleclasssedangkan pendukung sosialisme adalah proletar  (buruh/pekerjaworker class)

SOSIALISME UTOPIS
Robert Owen (1771 – 1858):
Karena lingkungan menentukan watak manusia, ia mendirikan komplek pekerja village of cooperation dan penampungan penganggur labour exchange dengan kesamaan fasilitas (seragam)
Louis Blanc (1811 – 1882):
Perbaikan nasib buruh melalui pembentukan koperasi dan bagi hasil atas keuntungannya.
Saint Simon  (1760 – 1825):
Golongan masyarakat III (kelas pekerja) harus memegang kekuasaan dan membangun kerajaan Tuhan di dunia
Pierre Joseph Proudhon (1809-1865):
Penulis Philosophir de la Misere filsafat kesengsaraan. Kesengsaraan merupakan akibat dari pemilikian alat produksi yang tidak seimbang, uang dan lintah darat.
Ia memperbolehkan untuk mengambil kekayaan orang untuk dibagikan kepada yang miskin.
Charles Fourier (1772 – 1837):
Penulis Theorie des quarte mouvements et des destinees generales teori tentang empat dorongan hidup dan nasib.
Pendapatnya:
1.Kaum pekerja perlu tempat tinggal
2.Mereka perlu bekerja dengan sistem koperasi
3.Metode yang dibutuhkan untuk menuju keseragaman
4.Pendidikan secara seragamperlu tempat penitipan bayi
5.Penghasilan dibagi menurut prosentasi modal
SOSIALISME ILMIAH
Karl Marx (1818 – 1883):
Seorang Yahudi-Jerman menetap di Inggris. Pemikirannya tertuang dalam Das Kapital.
Frederich Engels (1820 – 1899):
Seorang pengusaha Inggris yang kaya yang memfasilitasi terbitnya Das Kapital, semboyannya adalah “Kaum Proletar Sedunia Bersatulah”

POINT PENTING DAS KAPITAL
• MATERIALISME HISTORIS
• MATERIALISME DIALEKTIS
• REVOLUSI
• NEGARA/NASIONALISME
• MASYARAKAT SOSIALIS

MATERIALISME HISTORIS
Menerangkan bahwa kapitalis akan jatuh dengan sendirinya dan digantikan dengan tatanan sosialishanya soal waktuSoal waktu ini mengakibatkan pecahSosial Demokrat dan Sosialisme Radikal/Komunisme)
•  Mehrwert  (kelebihan harga); tenaga yang diberikan melebihi bayaran yang diberikan, mengakibatkan kemiskinan
•  Konzentration (pemusatan); perusahaan kecil akan mati dikalahkan yang besar, kaum proletar akan semakin banyak
•  Akkumulation (penimbunan); keuntungan (kapital/ modal) semakin tertimbun untuk beli mesin, tenaga kerja berkurang dan proletar bertambah)
•  Verelendung (kesengsaraan); kaum proletar yang semakin banyak dan tidak memiliki pekerjaan akn menambah kemiskinan dan kesengsaraan
•  Krise (krisis); kemiskinan dan kesengsaraan kamu proletar yang semakin bertambah jumlahnya tidak akan sanggup untuk membeli barang, sehingga akan terjadi over produksi dan kebangkrutan dari para pengusaha. Penyelamatannya adalah imperialisme.

  Zusammenbruch (keruntuhan); karena krisis yang tidak tertahankan lagi maka susunan kapitalis akan runtuh, pada saat inilah kaum sosialis akan memegang tampuk kekuasaan dengan susunan sosialisme.
MATERIALISME DIALEKTIS
Proses  sejarah manusia merupakan proses perlantunan atau dialektis bukan proses logis
  Tesis  kondisi realitas yang ada dengan aksi-aksi yang ada
•  Anti-tesis merupakan kondisi yang timbul karena tesis, atau merupakan reaksi dari aksi yang ada
•  Sintesis merupakan kondisi hasil perpaduan antara tesis dan anti-tesis, kondisi yang dihasilkan merupakan akomodasi dari dua kepentingan tersebut.
Contohnya; Diktator – Anarki – Demokrasi
REVOLUSI
Sejarah manusia adalah sejarah perjuangan antar kelasperjunangan akan berhenti bila telah terbentuk masyarakat sosial yang sejahtera.
•  Masyarakat sosialis harus direalisasikan melalui revolusi
•  Revolusi akan berhasil bila telah industri telah mengalami kematangan > 80% yang berarti kaum proletar sudah banyak
•  Revolusi akan berhasil bila dilancarkan terus menerus dan dilancarkan di seluruh dunia

NEGARA/NASIONALISME
NEGARA ADALAH ORGANISASI YANG DIGUNAKAN OLEH KAUM KAPITALIS UNTUK MENINDAS DAN MEMERAS KAUM PROLETAR. OLEH KARENA ITU NEGARA/NASIONALISME HARUS DIHAPUSKAN DAN DIGANTIKAN OLEH INTERNASIONALISME DENGAN SEMANGAT KOSMOPOLITAN (MASYARAKAT ANGGOTA DUNIA)
MASYARAKAT SOSIALIS
 Ciri-cirinya adalah:  tidak terdapat lagi perbedaan kelastingkat kesejahteraan di desa dan di kota samataraf ekonomi rakyat sama (sama rata dan sama rasa)
Langkahnya:
  • —Kaum proletar harus mendapatkan kekuasaan politik melalui revolusi
  • —Alat-alat produksi harus menjadi milik negara dan tanah harus dibagikan kepada rakyat sama rata/sama rasa
  • —Diciptakan masyarakat tanpa kelas, penghasilan dinilai dari jasa/kerjanya
  • —Setiap orang menyumbangkan bakat dan keahliannya dan akan dibalas sesuai kebutuhannya.
ALIRAN SOSIALISME
Marx menyebut bukunya dengan "Manifesto Komunis  1848" . Istilah partai komunis baru muncul 1918 ketika Lenin menyebut partai sosialis lain mangadakan kompromidiplomasi, yang berarti menyalahi ajaran Marx.
Sosialisme Demokrat (sosialisme); memilih jalan evolusi, solidaritas/pemogokan, diplomatis dan jalan damai. Masih diberlakukannya kepemilikan perseorangan, hanya masalah hajat orang banyak menjadi milik negara. Distribusi dan konsumsi didasarkan atas kecakapan/jasa
—Sosialisme Radikal (komunisme); memilih jalan revolusi fisik/pemberontakan, tidak adanya milik perseorangan. Distribusi dan konsumsi didasarkan oleh kebutuhan





NASIONALISME
Paham kebangsaan yang mengakui bahwa kelompok bangsa memiliki kesamaan budaya, bahasa, wilayah dan cita-cita.
Otto Bauer (1882-1939):

Suatu bangsa adalah suatu kesatuan perasaan dan perangai yang timbul karena kesamaan nasib.
Contohnya nasionalisme yang muncul di Asia – Afrika.
Hans Kohn  :

Nasionalisme adalah suatu paham yang  berpendapat bahwa kesetiaan tertinggi individu harus diserahkan kepada negara dan bangsa. Contohnya adalah Inggris
Louis Snyder:
Nasionalisme adalah hasil dari faktor politik, ekonomi, sosial dan intelektualContohnya adalah nasionalisme di Amerika Serikat
Joseph Ernest Renan (1823-92):
Yang menjadi bangsa adalah kelompok manusia yang ingin bersatu dan ingin mempertahankan persatuan tersebut. Contohnya adalah Swiss

—NASIONALISME DI EROPA
PENYEBAB:
• WARISAN FEODALISME
• PERANAN GOLONGAN BORJUIS
• RAJA SEBAGAI LAMBANG KEBANGSAAN
• ANTI MONARKI ABSOLUT
• REVOLUSI PERANCIS
• ANTI NAPOLEON

—NASIONALISME DI ASIA
PENYEBAB:
• ROMANTISME HISTORIS
• AKIBAT IMPERIALISME
• MUNCULNYA PERANAN KAUM CENDEKIA
• PENGARUH PAHAM EROPA (REV. PERANCIS)
• KEMENANGAN JEPANG VS. RUSIA 1905
•  AKIBAT WILSON’S FOURTEEN POINT DAN ATLANTIC CHARTER.

—AKIBAT NASIONALISME
• MUNCULNYA NATIONAL STATE
• PERANG KEMERDEKAAN
• NASIONALISME BERKEMBANG DAN MENGAMBIL BENTUK LAINNYA SEPERTI CHAUVINISME (RADIKAL) DAN FASCISME (EKSTRIM)
• MUNCUL DAN BERAKHIRNYA IMPERIALISME
•  BERKEMBANGNYA NASIONALISME DALAM BIDANG LAIN
 (PROTEKSIONISME: MEMBERLAKUKAN BEA MASUK TINGGI AGAR PRODUKSI DALAM NEGERI TERLINDUNGI, AUTARKI: PEMENUHAN KEBUTUHAN EKONOMI OLEH NEGARANYA SENDIRI)



LIBERALISME
Paham yang mengutamakan kemerdekaan individu sebagai pangkal dan pokok kebaikan hidup

Historis: Kemunculannya merupakan reaksi terhadap kekuasaan monarki absolut di Eropa hingga abad ke-18. Terkait erat dengan Revolusi Industri dan Kaum Borjuis atau warga kota/urban.
Pengaruh: Bidang politik à demokrasi, self determination dan parlemen/ perwakilan rakyat dlm pemerintahan; Bidang ekonomià Kapitalisme; Bidang Sosial-Budaya à individualisme, kebebasan pers, musik underground, hedonisme dan atheisme.
DEMOKRASI
Etimologis; demos (rakyat) dan cratein/cratos (pemerintahan)
Definisi Kuno: pemerintahan yang meletakkan kekuasaan di tangan sejumlah orang yang dipertuan/ orang yang punya kedudukan penting dlm masyarakat.
Definisi Modern: susunan masy. yang didasarkan pada kemerdekaan politik, kebebasan ruhani rakyat dan persamaan hak terhadap undang-undang.
Susunan masy. yang  ditetapkan berdasarkan kekuasaan orang yang tunduk pada kekuasaan, dan penggunaan kekuasaan itu dikontrol oleh/atas nama orang yang melakukan kekuasaan yang dipilih oleh mereka yang akan tunduk pada kekuasaan itu sendiri.
Abraham Lincoln: democracy is government of the people, by the people and for the people.

2 jenis Demokrasi: 
Demokrasi Langsung; sistem yang terdapat di negara kota (city-state) Yunani 6 – 3 SM, bentuk pemerintahan yang pembuatan keputusan politiknya dijalankan secara langsung oleh seluruh warga berdasarkan mayoritas.
Demokrasi tidak langsung; mulai berkembang  abad ke-19, demokrasi yang didasarkan atas perwakilan (representative democracy) rakyat melaui wakilnya inilah rakyat menentukan garis besar pemerintahan.

UNSUR DEMOKRASI
Pemilihan Umum; penunjukkan wakil rakyat harus merupakan jaminan bahwa mereka memenuhi persyaratan.
Kepartaian/partijwezen: organisasi yang terdiri dari anggota masyarakat yang memiliki kesamaan cita-cita dan berjuang untuk kebahagiaan nusa bangsanya. Representasi dari aspiarasi rakyat.
Oposisi: merupakan wakil dari golongan yang tidak ikut serta dalam pemerintahan langsung, posisi mereka bersebrangan tapi berfungsi sebagai kritik sehingga mereka merupakan minoritas.
Voting/pemungutan suara: langkah yang ditempuh ketika kesamaan suara (homogeniteit) tidak tercapai dan tidak terdapat alternatif lain. Voting merupakan diktator mayoritas.  Vox populi vox Dei.
Trias Politika: legislatif (pembuat hukum), eksekutif (pelaksna) dan yudikatif (pengawasan pelaksanaan)
Tokoh Pemikir
John Locke : pembagian pemerintahan ke dalam tiga lembaga federatif, eksekutif dan legislatif.
Montesque : pembagian pemerintahan ke dalam tiga lembaga yudikatif, eksekutif dan legislatif.
Francois Marie Arouet/Voltaire : menyuarakan pemikiran tentang kemerdekaan liberte, egalite, fraternite.
Jean Jacques Rousseau : penulis buku Du Contract Social menyarakan bahwa kekuasaan pemerintah merupakan kontrak perjanjian antara rakyat dengan para wakilnya.



Rabu, 11 Mei 2016

Latar Belakang Pergerakan Nasional Indonesia


Indonesia nih, negara kita tercinta ternyata punya sejarah besar dibalik Kemerdekaannya... Yaitu Pergerakan Nasional rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan Indonesia dari Penjajah.
Pada masa-masa ini nih senjata diturunkan dan kekuatan organisasi mulai digemakan, di tahun ini, prinsip kedaerahan diasingkan persatuan didengungkan, di tahun ini juga, para bangsawan menyerahkan tahtanya kepada kaum pelajaran.



Ada beberapa faktor yang mempengaruhi adanya pergrakan nasional ini. Faktor tersebut dibagi menjadi dua Faktor secara garis besar yaitu: faktor intern (dari dalam) dan faktor ekstern (dari luar)
Nah, untuk lebih jelasnya, ayo kita bahas satu persatu!


Faktor Internal pergerakan Nasional:

Berikut ini adalah berbagai faktor intern pergerakan Nasional:

Sejarah Masa Lampau yang Gemilang
Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit memainkan peranan sebagai negara nasional yang wilayahnya meliputi hampir seluruh Nusantara. Kebesaran ini membawa pikiran dan angan-angan bangsa Indonesia untuk senantiasa dapat menikmati kebesaran itu.

Penderitaan Rakyat Akibat PenjajahanBangsa Indonesia mengalami masa penjajahan yang panjang dan menyakitkan sejak masa Portugis. Penderitaan itu menjadikan rakyat Indonesia muncul kesadaran nasionalnya dan mulai memahami perlunya menggalang persatuan.

Pengaruh Perkembangan Pendidikan Barat di IndonesiaPerkembangan sistem pendidikan pada masa Hindia Belanda tidak dapat dipisahkan dari politik etis. Ini berarti bahwa terjadinya perubahan di negeri jajahan (Indonesia) banyak dipengaruhi oleh keadaan yang terjadi di negeri Belanda.

Dominasi Ekonomi Kaum Cina di Indonesia
Kaum pedagang keturunan nonpribumi, khususnya kaum pedagang Cina semakin membuat kesal para pedagang pribumi. Puncak kekesalan kaum pedagang pribumi terjadi ketika keturunan Cina mendirikan perguruan sendiri yakni Tionghoa Hwee Kwan pada tahun 1901.
Kekesalan tersebut diciptakan oleh Belanda untuk menimbulkan rasa iri hati rakyat Indonesia kepada keturunan Cina. Cina diberi kesempatan untuk menguasai bisnis eceran, pertokoan, dan menjadi kolektor pajak dari pemerintah Belanda. Peristiwa itu membangkitkan persatuan yang kokoh di antara sesama pedagang pribumi untuk menghadapi secara bersama pengaruh dari pedagang Cina.


Peranan Bahasa MelayuDi samping mayoritas beragama Islam, bangsa Indonesia juga memiliki bahasa pergaulan umum (Lingua Franca) yakni bahasa Melayu. Dalam perkembangannya, bahasa Melayu berubah menjadi bahasa persatuan nasional Indonesia.


Istilah Indonesia sebagai Identitas NasionalIstilah ‘Indonesia‘ berasal dari kata India (bahasa Latin untuk Hindia) dan kata nesos (bahasa Yunani untuk kepulauan), sehingga kata Indonesia berarti Kepulauan Hindia.


Pengaruh Perkembangan Pendidikan Islam di IndonesiaPerkembangan pendidikan di Indonesia juga banyak diwarnai oleh pendidikan yang dikelola umat Islam. Ada tiga macam jenis pendidikan Islam di Indonesia yaitu pendidikan di surau ataulanggar, pesantren, dan madrasah. Usaha pemerintah kolonial Belanda untuk memecah belah dan Kristenisasi tidak mampu meruntuhkan moral dan iman para santri.Tokoh-tokoh pergerakan nasional dan pejuang muslim pun bermunculan dari lingkungan ini. Banyak dari mereka menjadi penggerak dan tulang punggung perjuangan kemerdekaan. Para pemimpin nasional yang bercorak Islam akan sangat mudah untuk memobilisasi kekuatan Islam dalam membangun kekuatan bangsa.


Pengaruh Perkembangan Pendidikan Kebangsaan di Indonesia
Berkembangnya sistem pendidikan Barat melahirkan golongan terpelajar. Adanya diskriminasi dalam pendidikan kolonial dan tidak adanya kesempatan bagi penduduk pribumi untuk mengenyam pendidikan, mendorong kaum terpelajar untuk mendirikan sekolah untuk kaum pribumi.

Sekolah ini juga dikenal sebagai sekolah kebangsaan sebab bertujuan untuk menanamkan rasa nasionalisme di kalangan rakyat dan mencetak generasi penerus yang terpelajar dan sadar akan nasib bangsanya.


Nah untuk faktor Ekstern sebagai berikut:

Faktor Ekstern Pergerakan Nasional

Kemenangan Jepang melawan Rusia pada tahun 1905 
Perjalanan sejarah dunia menunjukkan bahwa ketika pada tahun 1904-1905 terjadi peperangan antara Jepang melawan Rusia, ternyata yang keluar sebagai pemenang dalam peperangan itu adalah Jepang. Hal ini memberikan semangat juang terhadap para pelopor pergerakan nasional di Indonesia.
Hasil gambar untuk jepang rusia

Masuknya paham-paham baru ke Indonesia 
Berbagai paham telah masuk ke Indonesia dan mempengaruhi berbgai sendi kehidupan masyrakat yang ada di dalamnya. Berbagai contoh paham-paham baru tersebut adalah Liberalisme, Sosialisme, Demokrasi, Pan Islamisme.

Perkembangan nasionalisme di kawasan Asia-Afrika khususnya di kawasan Asia Tenggara pada paruh pertama abad ke-20
Contoh perkembangan negara asia pada perkembangan nasionalisme
Nasionalisme di Filipina
Nasionalisme di Vietnam
Nasionalisme di Myanmar



Selasa, 12 April 2016

Kolonialisme dan Imperialisme


Istilah kolonialisme ini berasal dari kata colonus (jajahan) yang berarti suatu usaha untuk mengembangkan kekuasaan suatu negara diluar wilayah negara tersebut.
Sedangkan imperialisme dari imperium (penguasaan) memiliki makna adalah memperluas kekuasaan suatu negara untuk menguasai negara lain

Kolonialisme biasanya dilakukan untuk menjajah bangsa yang memiliki kekayaan luar biasa, karena bagaimanapun juga tujuan dari kolonialisme sendiri adalah untuk menguras habis SDA negara bersangkutan untuk dikirim ke negara induk
Sedangkan imperialisme tujuannya adalah untuk menanamkan pengaruh pada semua bidang kehidupan yang bersangkutan ke negara yang dikuasainya.

Imperialisme terbagi menjadi 3 jenis yaitu:
  1. Imperialisme kuno, imperialisme ini muncul pada tahun 1500 M. Imperialisme ini memiliki tujuan sebatas memperluas wilayah kekuasaan. 
  2. Revolusi Industri
  3. Imperialisme modern, imperialisme ini muncul pada masa revolusi industri samapai pada tahun 1942. Tujuan dari imperialisme ini untuk memperkuat perekonomian yang bersangkutan.
  4. Imperialisme ultramodern, imperialisme inilah yang terjadi sekarang. Kita sedang dijajah mental, psikologi, bahkan ideologi kita. Imperialisme ultramodern tidak berwujud fisik namun lebih cenderung ke mental yang bersangkutan.

Kolonialisme juga terbagi menjadi 3 jenis yaitu:
  1. Kolonialisme eksploitasi, kolonialisme ini dilakukan untuk menguras habis sumber daya alam dan sumber daya manusia (kerja paksa) negara yang dijajah
  2. Kolonialisme penduduk, kolonialisme ini bekerja dengan memusnahkan seluruh penduduk asli negara yang dijajah digantikan dengan pendatang dari negara yang menjajah
  3. Kolonialisme deportasi, kolonialisme ini wilayah jajahannya dipakai sebagai tempat untuk memindahkan para narapidana yang dihukum seumur hidup dan sudah tidak mau ditangani lagi oleh pemerintah negara penjajah.

Sumber :

Penjelajahan - penjelajahan Samudra oleh Bangsa Eropa






Berbagai penjelajahan eropa untuk mengelilingi dunia telah dimulai berabad abad yang lalu, dan sudah banyak penjelajahan besar yang telah dicatat dalam sejarah seperti berbagai penjelajahan berikut.

1. Bangsa Belanda
Barentz pada tahun 1594, Barentz mencari daerah Timur (Asia) melalui jalur lain yaitu ke Utara. Perjalanan Barentz terhambat karena air laut membeku sesampainya di Kutub Utara. Ia berhenti di sebuah pulau yang dikenal dengan nama Pulau Novaya Zemlya, kemudian memutuskan untuk kembali tetapi meninggal dalam perjalanan.

Cornelis de Houtman pada tahun 1595, de Houtman dengan empat buah kapal yang memuat 249 orang awak beserta 64 meriam, memimpin pelayaran mencari daerah asal rempah-rempah ke arah Timur mengambil jalur seperti yang ditempuh Portugis. Pada tahun 1596 Cornelis de Houtman bersama rombongan sampai di Indonesia dan mendarat di Banten.


Abel Tasman berlayar mencapai perairan di sebelah Tenggara Australia. Pada tahun 1642 ia menemukan sebuah pulau yang kemudian dikenal dengan nama Pulau Tasmania.
Pulau Tasmania di Australia
2. Bangsa Inggris
Sir Francis Drake pada tahun 1577 berangkat berlayar dari Inggris ke arah Barat. Dalam pelayarannya, rombongan ini memborong rempah-rempah di Ternate. Setelah mendapatkan banyak rempah-rempah Drake pulang ke negerinya dan sampai di Inggris pada tahun 1580. Pelayaran Drake ini belum memiliki arti penting secara ekonomis dan politis.

Pilgrim Fathers Pada tahun 1607 rombongan yang menamakan diri Pilgrim Fathers melakukan pelayaran ke arah Barat. Kapal yang bernama May Flower berhasil membawa rombongan ini mendarat di Amerika Utara.

Sir James Lancester dan George Raymond melakukan pelayaran tahun 1591, Lancester berhasil mengadakan pelayaran sampai ke Aceh dan Penang, sampai di Inggris pada tahun 1594. Pada bulan Juni 1602, Lancester dan maskapai perdagangan Inggris (EIC) berhasil tiba di Aceh dan terus menuju Banten. Di Banten, dia mendapatkan izin dan mendirikan kantor dagang.
Sir Henry Middleton pada tahun 1604 pelayaran kedua EIC yang dipimpin Sir Henry Middleton berhasil mencapai Ternate, Tidore, Ambon, dan Banda. Terjadi persaingan dengan VOC. Selama tahun 1611 - 1617, orang-orang Inggris mendirikan kantor dagang di Sukadana (Kalimantan Barat Daya), Makassar, Jayakarta, Jepara, Aceh, Pariaman, dan Jambi.

William Dampier pada tahun 1688, Dampier melakukan pelayaran dan berhasil mendarat di Australia. Ia terus melanjutkan pelayaran dengan menelusuri pantai ke arah Utara.
James Cook pada tahun 1770 Cook berhasil mendarat di pantai Timur Australia dan menjelajahi pantai Australia secara menyeluruh pada tahun 1771. Oleh karena itu, James Cook sering dikatakan sebagai penemu Benua Australia.

James Cook
3. Bangsa Spanyol
Cristopher Colombus mulai berlayar pada tahun 1492 dengan 3 kapal Santa Maria, Nina, Pinta. Sebenarnya dia ingin pergi ke daerah dunia timur yang memiliki SDA banyak. Karena pengetahuannya tentang bumi itu bulat, maka ia melakukan pelayaran ke barat. Ketika ia sampai di Kepulauan Bahama, Karibia, ia mengira bahwa ia sudah sampai. Maka ia menamai penduduk daerah tersebut dengan Indian. Nah, setelah itu ia terus melanjutkan perjalanannya ke barat, dan merekalah yang dianggap menemukan Benua Amerika

Selanjutnya adalah Magelhaens, dia juga melakukan perjalanan ke Barat (tepatnya tenggara). Ia didampingi oleh Kapten Juan Sebastian Del Cano, dan Pigafetta. Pigafetta adalah seorang penulis yang mencatat keliling perjalanan keliling dunia Magelhaens-Del Cano. Mereka menyusuri selatan benua Amerika, dan kemudian pada tahun 1520 sampai di kepulauan Massava. Di sini Magelhaens mengklaim daerah ini sebagai kekuasaannya. Nah, kepulauan Massava ini diubah namanya sesuai dengan nama raja menjadi Filipina. Saat di Filipina ini Magelhaens terbunuh saat pertempuran dengan Suku Mactan (27 April 1521). Setelah itu rombongan pulang ke Spanyol dengan dipimpin oleh Sebastian Del Cano. Atas jasa ini raja memberi hadiah bola bumi yang dililiti pita bertuliskan engkaulah yang pertama kali mengelilingiku.
Magelhaen's Route
4. Bangsa Portugis
Nah, yang paling awal menjelajahi samudra dari bangsa portugis ini adalah Pak Bartholomeus Diaz. Nah, Bapak memulai pelayaran dari Lisabon (ibukota Portugis) pada tahun 1486. Bersama rombangannya mereka meyusuri barat Afrika. Nah, ketika setelah pelayaran sejauh 832 km, mereka sampai di ujung Afrika. Disini mereka terkena badai dan topan yang dahsyat. Nah, akhirnya para awak meyarankan untuk kembali ke Portugis. Para awak menyebut tempat ini dengan Tanjung Badai. Namun oleh raja Johan II nama ini diganti menjadi Tanjung Harapan untuk menghilangkan kesan buruk. Ada juga pendapat bahwa yang mengubah nama ini adalah Bartholomeuz dias sendiri.
Bartholomeus Diaz
Kemudian, episode kedua, pelayaran dilakukan oleh Vasco da Gama. Nah, pada 8 Juli 1497 Raja Portugis, Manuel I memerintahkan Da Gama untuk mengikuti jejak Diaz. Mereka melintasi Barat Afrika, kemudian mengitari selatan Afrika, dan melintasi timur Afrika. Nah, di pantai timur Afrika, mereka bertemu dengan para pelaut islam (orang Moor). Atas petunjuk pelaut islam ini, mereka berlayar ke timur melintasi Samudra Hindia. Mereka sampai di Calcutta pada 22 Mei 1498. Disini mereka berupaya mendirikan pos dagang, dan membeli rempah-rempah untuk dijual kembali ke Eropa.

Lanjut ke episodenya Alfonso de Albuquerque (susah amat). Nah kan orang portugis udah di India, mereka sadar kalau penghasil rempah-rempah itu bukan di India. Akhirnya berlanjutlah ekspedisi mereka ke Timur. Awalnya kedatangan Portugis disambut baik. Namun seiring berjalan waktu, mereka ditolak. Akhirnya bangsa Portugis menyerang malaka dengan armada perang besarnya. Malaka yang waktu itu dipimpin Sultan Mahmud Syah kalah persenjataan. Selain itu ternyata ada juga konflik internal antara Sultan Mahmud Syah dan anaknya. Sehingga akhirnya pada 1511 Malaka dikuasai oleh Alfonso de Albuquerque.


Itulah berbagai penjelajahan samudra Bangsa Eropa.
Sumber : 

Kongsi dagang Bangsa Eropa


Perdangan menjadi poros penting bagi perkembangan suatu negara, berbagai persekutuan antar negara dibentuk untuk menunjang perkembangan tersebut. Berbagai contoh persektuan dagang Bangsa Eropa akan dijelaskan seperti berikut ini.


  • PEIC
Nah, sekarang kelompok dagangnya portugis. Namanya Portugis East India Company. Kelompok dagang ini digagas oleh Raja Phillip 2. Berdiri pada Agustus 1648 dengan nama Companhia do commércio da Índia (Companhia da Índia Oriental). Nah, kelompok dagang ini tujuannya untuk menjaga perdagangan Portugis di India. Namun ternyata kelompok dagang ini tidak berjalan dengan baik.
  • SEI

Selanjutnya adalah kongsi dagang bangsa Spanyol, namanya adalah Spanish East Indies. Nah, pusat dari kongsi ini adalah di Manila, Filipina. Kongsi ini berdiri pada tahun 1565. Organisasi ini merupakan suatu imperium yang menguasai Filipina, Guam, Mariana, Caroline. Imperium ini juga menguasai utara Kalimantan untuk beberapa waktu.
  • EIC
Yup, yang pertama ingin saya bahas adalah EIC. Apa EIC itu??? EIC ini adalah kelompok dagang milik inggris. Nah kepanjangan dari EIC sendiri adalah East Indian Company. Nah, dari namanya saja kita tahu bahwa kelompok dagang ini ada di India.

Kenapa kok ada India??? Nah, gini nih, pertama kan penjelajahan samudra, nah sampai kan para pelayar ke India. Dari situ para pelayar bisa meramaikan perdagangan di Lisabon dengan rempah-rempah. Nah, Lisabon ini dikuasai oleh Portugis, dan ternyata Inggris memiliki permusuhan dengan Portugis. Maka, Inggris mencoba untuk melakukan pelayaran sendiri, dan sampailah mereka di India. Di India ini mereka membuat basis perdagangan, nah dinamailah basis ini dengan EIC. Nah, EIC ini terus berkembang yang awalnya cuma berdagang menuju ke hal yang sifatnya politis. Bahkan mereka mampu menguasai India (ada sebagian yang bilang bahwa hal ini menyatukan administratif India ke depannya). Bahkan juga pada tahun 1811 mereka sampai di Nusantara.

Sumber : wikipedia